Ada pepatah "biarkan masa lalu tetap menjadi masa lalu." Tapi nanti dulu, tidak semua masa lalu harus dikubur begitu saja. Banyak peristiwa-peristiwa masa lalu yang memiliki relevansi dengan masa kini, terutama jika dikaitkan dengan sejarah. Apa yang terjadi di masa lampau dalam kehidupan manusia, ternyata memiliki benang merah dengan kekinian. Bisa jadi, tidak semua orang menyadari itu. Untuk itu, Ancient Future, sebuah event bersama Dinas Purbakala dan Republic of Entertainment, mencoba membongkar ingatan tentang itu.
Ancient Future dikemas untuk memberikan pemahaman, khususnya untuk generasi muda, tentang sesuatu yang bersifat "future" yang ternyata berakar dari sesuatu yang bersifat "ancient". Hanya saja, memiliki pergeseran dari segi nilai, fungsi, dan bentuk. Banyak hal yang bisa dijadikan contoh, misalnya, kebiasaan masyarakat jaman dahulu dalam mengolah makanan. Ketika masyarakat jaman dahulu biasa memasak makanan dengan cara dibakar, maka masyarakat kini pun masih melakukan kebiasaan itu, yang lebih populer di negeri Paman Sam dengan istilah "barbeque."
Contoh lain dari segi fashion. Manusia "ancient" dulu menggunakan baju berbahan kulit binatang atau serat-serat tumbuhan. Sekarang, masyarakat masih menjadikan kulit binatang sebagai bahan dasar dalam industri mode. Bukan hanya pakaian, tapi juga tas, sepat, dompet hingga ikat pinggang. Untuk aksesorisnya, ada manik-manik yang ternyata sudah dipergunakan oleh manusia "ancient" dan hingga sekarang pun masih digemari.
Bukan cuma itu, masih banyak hal yang bisa dijadikan perbandingan antara masa lampau dan masa kini, "ancient" dan "future". Maka, Ancient Future akan mencoba membuka wacana itu untuk dijadikan bahan pemikiran bersama. Dengan maksud, untuk mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa apa yang terjadi di masa kini adalah hasil dari setiap perubahan dari masa sebelumnya, mungkin dari masa pra sejarah, masa sejarah, hingga masa beberapa tahun yang lalu.
"Setiap hal pasti berubah, kecuali perubahan itu sendiri". Memaknai perubahan itulah yang menjadi persoalan penting. Maka, Ancient Future mencoba memberikan gambaran jejak-jejak perjalanan manusia dalam peradabannya dari waktu ke waktu sehingga akhirnya pelakon terakhir yaitu manusia saat ini, bisa memaknai kehidupan dengan lebih bijaksana.
Wednesday, August 29, 2007
Subscribe to:
Comments (Atom)